10/04/12

semu yg mengelitik


sudahlah..dalam gemerlap dunia engkau tak henti berkelana dan berteriak akulah penguasa
sampai kapan? senandung lemah terlalu angkuh engkau..naifmu segan menghindar walau dalam keramaian
ketika roda-roda waktu menggelinding terus takkan pernah berhenti di sisi perapian..
mau apa engkau?
mau apa...?
egomu hanya berselimut kasa...mendekam ia dalam gelap berteriak dan bersembunyi tak ingin terlihat
lalu serombongan lalat datang..menengok kearahnya,, berputar-putar disitu untuk selamanya..
Busuk..!!
dalam kepecundangan semu semua berjalan begitu pelan.. lambat sekali, hingga bunyi mendecitnya begitu aneh terdengar
romantisme romantis yg dibuat-buat...membelai mesra gurat keras sisi-sisi dunia
menjadi satu semua,,,tawa, senyum ataupun air mata menjadi biru kesukaan yang sempurna..
dalam selisih detik yg sempit itu engkau datang dan akhirnya memberi tanya diantara jawab yang pergi
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar