semu yg mengelitik
sudahlah..dalam gemerlap dunia engkau tak henti berkelana dan
berteriak akulah penguasa
sampai kapan? senandung lemah terlalu angkuh engkau..naifmu
segan menghindar walau dalam keramaian
ketika roda-roda waktu menggelinding terus takkan pernah berhenti di sisi perapian..
mau apa engkau?
mau apa...?
egomu hanya berselimut kasa...mendekam ia dalam gelap
berteriak dan bersembunyi tak ingin terlihat
lalu serombongan lalat datang..menengok kearahnya,, berputar-putar disitu untuk
selamanya..
Busuk..!!
dalam kepecundangan semu semua berjalan begitu pelan..
lambat sekali, hingga bunyi mendecitnya begitu aneh terdengar
romantisme romantis yg dibuat-buat...membelai mesra gurat
keras sisi-sisi dunia
menjadi satu semua,,,tawa, senyum ataupun air mata menjadi
biru kesukaan yang sempurna..
dalam selisih detik yg sempit itu engkau datang dan akhirnya
memberi tanya diantara jawab yang pergi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar