senandung remaja
Slank 21-04-2009
Berlalu
titik-titik kecil yg menyatu menjadi bulatan terang tentang sketsa lalu
Tangis..tawa..ceria
dan hampa berlari-lari kecil sapa diri ini
Teringat
Hari-hari itu,
dimana kekonyolan menjadi suatu
kebanggan
kebodohan
mejadi kejeniusan tak terbantahkan
aku bediri
tegar
dan
berteriak pelan ‘Akulah
Penguasa
hmm..indah,
terkecuali cinta atau mungkin obsesi tentang sebuah sentuhan
berdarah..penuh
sayatan-sayatan luka seperti korban perang abadi Israel-palestina kukejar
dirinya
tertutup
semua logika, terkunci jendela-jendela hati yg jernih untuk berfikir bahwa dia
hanya seorang wanita biasa
terlalu
sempurna ungkapan senandung gerak-lakunya
sudahlah…takkan
terhenti, takkan bertemu muara bila dia menjadi tema utama atau superhero
dsetiap layar kaca
dengan terkantuk-kantuk
pagi itu seperti sebuah mimpi…
siang
kebrutalan terjadi..
dan sore
pulang seakan-akan tlah menaklukan romawi
aku hanya
seorang remaja biasa yg tinggal di lingkungan yg sederhana
hanya
seorang remaja desa yg tak tahu arti apa-apa
lalu mengapa
tiba-tiba meneriakan teriakan pelan tadi..aneh..fiktif?
subjektif
teman..yg lalu hnya diriku yg tahu
menanti asa
dalam fase hidup..terlewat tanpa sesuatu yg belum tergenggam pasti
kembali..masih
tersenyum aku mengenang itu,
dalam
kantuk2 bodoh kadang di kelas namun setelah terhirup aroma kantin
hm…aku
hidup, bebas dalam aturan yang sederhana
bila aturan
itu mendekat bersama algojonya, aku atau kami berlari, cari kemerdekaan yang lain
hhaha.. tertawa bersama dalam rentan waktu yang cukup
lama dan akhirnya tersadar ketika terjemur di teriknya beranda sekolah
kalian yang pernah tegar..pernah menangis disisiku,
tegaklah ke langit yang luas..
sampaikanlah kepada zeus betapa gagahnya kita dimasa
sepatu kets putih abu-abu itu..
dan suatu saat nanti ketika cucu2mu tanyakan tentang sebuah masa di masa muda,
tersenyumlah dengan bangga dan berikan air wajah bahwa kita pernah taklukan
dunia kecil bersama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar